Terbukti Korupsi Rp 1,2 M, Direktur RSUD Kotapinang Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Korupsi Rp 1,2 M, Direktur RSUD Kotapinang Divonis 6 Tahun PenjaraDirektur RSUD Kotapinang, Labuhanbatu Selatan, dr. Daschar Aulia terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi hingga divonis penjara.

KEADILAN – Ketua Majelis Hakim Sapril Batubara menyatakan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotapinang, Labuhanbatu Selatan, dr. Daschar Aulia terbukti bersalah memperkaya diri sendiri bersama Rahmawati Hasibuan dan Ridwan Efendi (penuntutan dilakukan secara terpisah).

Putusan menghukum Daschar selama 6 tahun penjara serta membayar denda Rp 200 Juta Subsidair 3 bulan kurungan membayar uang pengganti Rp 1,2 Miliar lebih subsidair 2 tahun penjara.

Daschar dikenakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU R.I No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU R.I No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU R.I No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dalam.kasus ini terdakwa terbukti menikmati Rp 1,2 miliar lebih dari total kerugian keuangan negara dari pengelolaan keuangan RSUD Kotapinang Tahun Anggaran 2014 yang bersumber dari penerimaan UP/Ganti Uang (GU) dan PAD sebesar Rp1.511.427.219,00 berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas Pengelolaan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun Anggaran 2014 Nomor LAP: 700/11/lt.Kab/2019, Tanggal 25 Oktober 2019.

Sementara itu, Penuntut Umum Tipikor Kejari Labuhan Batu Selatan, Riamior Bangun menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim Tipikor Medan.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut selama 8 tahun penjara, denda Rp350 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, membayar UP sebesar Rp1,2 miliar lebih subsider 4,5 tahun kurungan.

Marulitua Tarigan

Editor      :
Reporter :