Ingin Membangun Tanah Leluhur

Ingin Membangun Tanah Leluhur
Herry Patria

Bila tak ada aral melintang, langkah Harry Patria untuk mengabdikan diri di tanah leluhur tinggal selangkah lagi. Setelah dinyatakan lolos dari seleksi fit & proper test dengan menyisakan enam orang, Doktor Manajemen Strategi lulusan terbaik Universitas Indonesia ini, akan menakhodai Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

Sebagai anak Medan asli (Ayah Melayu dan Ibu Batak), nama Harry Patria telah santer menjadi kandidat terkuat untuk menduduki posisi orang nomor satu di lembaga naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu. Hal ini tentu didukung dengan prestasi yang telah diraih oleh pengidola klub PSMS tersebut.

Lebih dari 13 tahun, putra kedua dari Dr. OK. Henry, M.Si, tokoh Melayu-Sumut dan Kepala Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (2017-2019) ini, telah mengisi posisi penting di berbagai perusahaan multinasional, BUMN dan BHMN dari industry minyak dan gas, energi, hingga investasi pengembangan kawasan.

Dan saat ini, Harry Patria pun sedang menduduki posisi penting di salah satu perusahaan BUMN, PT Berdikari (Persero). Jabatannya yakni Vice President Pengembangan Bisnis dan Perencanaan Strategi. Selain itu, penyuka durian ini juga menjadi dosen di sekolah bisnis dan manajemen khusus untuk level S2 di SBM MBA ITB.

Dalam organsasi, alumni SMA 11 Medan ini juga terbilang aktif. Telah banyak organisasi yang dipimpinnya. Pada tahun 2006, Harry dipilih sebagai Presiden IMMAM, organisasi terbesar anak Medan di ITB dan Bandung Raya. Lalu, koordinator KM ITB, Wakil Sekjen Alumni IMMAM Indonesia serta Kepala Divisi Informasi dan Komunikasi Penerima Beasiswa LPDP Kemenkeu tahun 2016.

Terhadap BPODT sendiri, pengidola Sandiaga Uno ini juga telah memiliki pemikiran cerdas dan langkah-langkah strategis untuk dilakukan. Menurutnya, fungsi otoritatif dan koordinatif harus dipercepat dengan dua hal yaitu leadership dan entrepreneurship. “Pengembangan kawasan membutuhkan leader dengan kapasitas intelektual, networking luas serta punya reputasi di tingkat global,” tegasnya.

Harry juga menjelaskan sebagai pimpinan BPODT, harus mampu mentranslasi vision dari Pemerintah Pusat dan Kementerian. Juga, mempercepat eksekusi di lapangan dengan program-program stratejik, harmonisasi kebijakan dan hubungan antara kelembagaan. Selain itu, ada inovasi perizinan, pengembangan, yang melibatkan peran komunitas akademisi, pebisnis, masyarakat, pemerintah dan media secara berkelanjutan.

Tentu, dengan prestasi yang telah diraih dan cita-cita Harry Patria untuk membangun tanah leluhurnya tersebut akan menjadi nilai tambah. Bila terwujud, semboyan Batak yang selama ini agak terlupakan, akan menjadi penyemangat bagi para perantau sukses lainnya. Marsipature Hutanabe. Semoga….

Edy Tambunan

Share