Korupsi, Mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Karo Divonis 2 Tahun Bui

Korupsi, Mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Karo Divonis 2 Tahun BuiTerdakwa mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo, Chandra Tarigan, saat mendengarkan putusan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Medan.

KEADILAN – Mantan Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo, Chandra Tarigan, divonis 2 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (19/3/2021) sore. Ia dinilai terbukti korupsi pengadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Tahun Anggaran 2016 di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

Majelis hakim diketuai, Jarihat Simarmata dalam amar putusan menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 3 UU Tipikor Jo. Pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP sebagaimana dakwaan subsider jaksa penuntut umum (JPU).

Selain itu, membebankan kepada terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta , apabila tidak dibayar maka akan digantikan dengan kurungan selama 1 bulan. Dan menetapkan terdakwa membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp100 juta.

Atas vonis tersebut, pihak JPU maupun tim kuasa hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir. Putusan tersebut lebih ringan daripada tuntutan JPU, dimana sebelumnya menuntut terdakwa selama 3 tahun penjara.

Sebagaimana mengutip dakwaan JPU Akbar Pramadhana bahwa perbuatan terdakwa tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 1.437.454.479 terkait pengadaan lahan TPA seluas 5 hektar tahun anggaran 2016.

Perkara itu bermula saat Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo mendapat program kegiatan studi kelayakan TPA Sampah dengan nilai Rp 250 juta yang bersumber dari P-APBD Karo Tahun Anggaran (TA) 2015.

Namun, hasilnya, pekerjaan studi kelayakan untuk TPA Sampah yang dikerjakan tidak dapat digunakan sehingga hal tersebut menimbulkan kerugian negara sebesar Rp227.176.000.

Marulitua Tarigan

Editor      :
Reporter :