Narkoba Masih Marak, Jaringan Riau Dibekuk Polisi

Narkoba Masih Marak, Jaringan Riau Dibekuk Polisi
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yisri Yunus saat menggelar barang bukti narkoba. Foto:Humas PMJ

KEADILAN- Peredaran narkoba masih marak di Tanah Air. Belum lama ini Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menyita 5,9 kilogram  narkotika jenis sabu-sabu . Pengungkapan kasus diawali  penangkapan terhadap kurir narkotika lintas provinsi berinisial MZ.

“Tersangka MZ ini memang lintas provinsi, tujuannya ke Jakarta dan mengamankan 5,9 kilogram sabu-sabu saat dilakukan penangkapan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (19/4/2021).

Yusri menjelaskan, penangkapan terhadap MZ berawal dari salah satu pengungkapan Ditnarkoba Polda Metro Jaya yang mengarah kepada tersangka NZ yang berada di Riau.

Penangkapan terhadap MZ dilakukan pada Sabtu (10/4) di wilayah Riau pada sekitar pukul 00.30 WIB.

Tersangka MZ kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan intensif dan muncul pengakuan bahwa dirinya diperintahkan oleh dua orang yang berinisial I dan A.

Setelah diamankan, keluar dua nama yakni inisial I dan A, dia mengaku bahwa dia yang memerintahkan bahwa dia yang mengirimkan barang itu,” ujarnya.

Tidak hanya I dan A, polisi juga tengah mengejar satu pelaku berinisial D yang berhasil kabur saat petugas melakukan penangkapan terhadap MZ

Akibat perbuatannya, tersangka MZ kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan Pasal 114 subsider Pasal 112 UU Narkoba dengan ancaman hukuman penjara minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun penjara dan atau hukuman mati.

Selain itu, Subdit II Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang WNA asal Nigeria berinisial FUO. Dia dicidul terkait paket asal Jerman yang berisi 5.385 butir ektasi.

Tersangka FUO ditangkap pada Jumat 16 April 2021, pukul 12.30 WIB di Apartemen Northern Park Residence, Lantai 11 kamar 11 CS, Sunter, Jakarta Utara.

“Awalnya yang ditangkap kurir seorang wanita berinisial V,” ucap Yusri

Pengungkapan kasus merupakan hasil pengembangan dari Bea dan Cukai dan Subdit II Narkoba Polda Metro Jaya dengan cara control deliver atas paket kiriman pada Jumat 16 April 2021, pukul 11.00 WIB di  Kantor pos Pademangan Timur Jl. Pademangan 4 No.45 Rt.04/10, Pademangan, Jakarta Utara.

Hasil introgasi, memang benar FUO yang menyuruh V untuk menjemput paket dari Jerman tersebut di kantor pos atas perintah temannya bernama Brother di Jerman.

DARMAN TANJUNG

 

 

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •