Sidang Gugatan Sinarmas Dicabut, Ini Alasannya

Sidang Gugatan Sinarmas Dicabut, Ini Alasannya
Ilustrasi Gedung Sinarmas. Foto: sinarmas.co.id

KEADILAN- Sidang lanjutan kasus sengketa warisan mendiang pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di gelar Senin, (3/7/2020). Pihak Freddy Widjaja selaku penggugat menyatakan mencabut gugatannya dalam kasus sengketa warisan tersebut.

Kuasa hukum Freddy, Yasrizal mengatakan alasan pencabutan gugatan hak waris dikarenakan gugatan tersebut dinilai kurang sempurna dan akan melakukan perbaikan gugatan.

“Bahwa kami hendak menyampaikan permohonan pencabutan gugatan dengan alasan sebagai berikut: Penggugat menganggap gugatan kurang sempurna, dan mau melakukan perbaikan gugatan. Pencabutan gugatan ini disampaikan sukarela dan tanpa paksaan dari pihak manapun,” ungkap Yasrizal dalam persidangan.

Humas PN Jakarta Pusat Bambang Nurcahyono menegaskan, pencabutan gugatan ini disampaikan sukarela tanpa ada paksaan oleh kliennya.

“Pencabutan gugatan ini sukarela dan tidak ada tekanan dari pihak manapun,” ujar Bambang kepada wartawan.

Sementara itu, hakim ketua yang memimpin jalannya sidang, Albertus Usada mengatakan bahwa sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan tanggapan tergugat atas permohonan pencabutan gugatan.

Selain itu, nantinya hakim akan mengeluarkan keputusannya perihal permohonan pencabutan gugatan. Sidang akan kembali diagendakan tanggal 10 Agustus 2020.

“Waktu diberikan barang satu minggu kepada tergugat untuk bicarakan internal dan hasilnya dapat dibacakan pada persidangan yang akan datang, Senin 10 Agustus 2020. Nanti baru ada putusan sikap majelis dalam persidangan,” pungkas Albertus.

Diketahui, kasus sengketa ini sebelumnya sempat dimediasi oleh PN Jakarta Pusat. Namun, berujung dengan kebuntuan sehingga sidang dilanjutkan.

Freddy sendiri menggugat pembagian warisan dari aset-aset Sinarmas ke saudara-saudara tirinya.

Kasus ini didaftarkan atas nama kuasa hukum Yasrizal dengan Nomor Perkara 301/Pdt.G/2020 di PN Jakarta Pusat.

Freddy sendiri meminta 12 aset warisan peninggalan mendiang Eka Tjipta Widjaja senilai Rp600 triliun untuk diberikan setengah bagian. Hal ini menurutnya sesuai dengan hukum perdata.

Adapun yang digugat Freddy adalah Indra Widjaja alias Oei Pheng Lian, Teguh Ganda Widjaja alias Oei Tjie Goan, Muktar Widjaja alias Oei Siong Lian, Djafar Widjaja alias Oei Piak Lian, dan Franky Oesman Widjaja alias Oei Jong Nian. Semuanya adalah saudara tirinya.

AINUL GHURRI

Share
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com