Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polri Analisis 32 CCTV

KEADILAN – Polisi memeriksa 32 titik CCTV (Closed Circuit Television) di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Pemeriksaan ini untuk membuat terang insiden yang menelan korban ratusan jiwa tersebut. Demikian dikatakan Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Senin (03/10/2020).

“Tim Labfor (Laboratorium dan Forensik) masih bekerja untuk mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV di sekitar Stadion Kanjuruhan,” ujarnya.

Dedi juga menuturkan Tim Labfor turut memeriksa dan menganalisa enam buah handphone (HP). “Tiga buah HP teridentifikasi milik korban dan tiga masih proses karena HP tersebut dipassword,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, setelah tim Inafis dan Labfor Polri menganalisa CCTV, tim DVI (Disaster Victim Investigation) juga akan mengidentifikasi korban di dalam dan luar stadion,” terangnya.

BACA JUGA: Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Bentuk Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

BACA JUGA:Doa LA Liga Untuk Kanjuruhan

Dedi mengatakan bahwa Inafis Polri bersama DVI saat ini telah mengidentifikasi terdapat 125 korban yang meninggal dunia. Adapun korban luka berat ada 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang. Dengan demikian total korban Tragedi Kanjuruhan ada sebanyak 455 orang.

“Untuk data korban sampai siang ini, korban meninggal dunia sebanyak 125 orang. Luka berat sebanyak 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang,” katanya.

Dedi menambahkan, tim investigasi juga terus berkoordinasi dengan Menpora (Menteri Pemuda dan Olah Raga), Ketua Umum PSSI, Pemprov Jatim, dan Forkopimda untuk mengusut tuntas kasus ini. Ia juga menyampaikan kerja tim investigasi guna mengusut Tragedi Kanjuruhan diawasi Kompolnas.

Reporter : Lili Handayani
Editor : Syamsul Mahmuddin

Posting Terkait

Jangan Lewatkan